Raden rahmat keponakan ratu campa
bermenung menung memikirkan bagaimana jalan keluarnya
untuk mengatasi. Maka itu la mencoba mengajukan pendapat
kepada suaminya yaitu Prabu Brawijaya, barangkali ada
berkenan dihatinya untuk menerima dan mendatangkan Alf
Rahmatullah kemenakannya yang di Cempa itu
8
Setelah menghaturkan sembah dan mengajukan pendapatny
ternyata Prabu Kertabumi sangat setuju sekali pada apa yang
diajukan istrinya tercinta itu. Semua tutur kata Anarawati
diperhatikan dengan scksama
Dalam pikiran Sang Prabu Kertabumi membenarkan apa yang
dikatakan istrinya bahwa manusía kalau sudah bermental judi,
maka kejahatan seperti pencurian, perampokan dan korupsi
akan merajalela. Dan bernmebuk mabukkan bisa membuat
manusia lupa díri, bahkan lupa segala-galanya schingga akan
mudah membongkar yang sifatnya rahasia mulai dari pribadi
sampai kepada rahasia negara
Kemudian Prabu Kertabumi minta pendapat kepada istrinya
bagatmana jalan keluarnya untuk memberantas semua itu. Maka
Ratu Anarawati menghaturkan sembah Ampunkan Hamba
Prabu.., barangkali tuan ada berkenan, hamba mempunyai
seorang kemenakan yaitu putra dari kakak hamba Dewi
Candrawati yang namanya Ali Rahmatullah, día memang ahli
dalam memperbaiki moral yang rusak seperti ini
Setelah ada kesepakatan.., maka dikirimlah utusan ke negeri
Cempa untuk meminta persetujuan Raja Cempa agar berkenan
mengirim cucunya ke Majapahit. Kedatangan utusan dari
Majapahit itu mendapat sambutan yang baik dan Raja Cempa
pun tidak keberatan meluluskan permintaan mereka itu
Sayyid Ali Rahmatullah berangkat ke Jawa ditemani oleh ayah
dan kakaknya. Mereka bertiga lebih dahulu mendarat di Tuban
tetapi sayang sekali sampai di Tuban ayahnya yaitu Sayyid
Ibrahim Asmarakandi jatuh sakit sampai wafat dan dimakamkan
di desa Gesik Harja, kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Jawa
Kemudian kakak Sayyid Ali Rahmatullah yaitu Sayyid Ali Murtala
meneruskan perjalanannya berda wah keliling dacrah nusantara
Madura sampai ke Bima. Di Bima beliau mendapat sebutan Raja
0 Response to "Raden rahmat keponakan ratu campa"
Post a Comment