Ambon ditetapkan sebagai lumbung ikan. Potensinya 1,6 juta ton pertahun.
8 Berharap
Ambon ditetapkan sebagai lumbung ikan. Potensinya 1,6 juta ton pertahun.
Luas daratannya tak
lebih dari delapan persen
peran strategis dalam
mempercepat laju
pembangunan perikanan di Ambon.
Fadel menggambarkan bahwa dari
sisi anggaran, pemerintah
pusat tidak akan bisa menjadi pendorong pertumbuhan yang optimal. Dari APBN yang ada hanya
tersisa sekitar sepertiga saja untuk
pembangunan. !tu
pun sudah
terpotong 20 persen untuk pendidikan. "Tersisa sekitar
tujuh persen untuk pembangunan.
jelas tidak mencukupi," ujar Fadel.
Untuk itu amat
dimungkinkan tumbuhnya
kerjasama
operasi (KSO) dengan
pihak swasta. Modal yang
dimiliki pemerintah relatif mencukupi yaitu ada 12 pelabuhan
dan beberapa
bandara. Nantinya ada rencana
bandara di Maluku bisa melayani penerbangan langsung ke Darwin,
Cina atau berbagai negara
lainnya. Kemudahan ini jelas bisa
mendorong pertumbuhan ekspor perikanan.
"Arahnya
adalah peningkatan produksi
ikan
mencapai sekitar 500 ribu ton dalam dua tahun.
Untuk itu langkah konkritnya yaitu menambah alat tangkap. Memperbanyak
Presiden RI dan lbu
Ani didampingi Menteri Kela utan dan Perikanan, dan Gub. Maluku pada Sail Banda
2010
emang di masa lampau,
Maluku lebih dikenal karena pala, cengkeh,
dan beragam rempahrempah
lainnya. Namun, kini sudah saatnya
provinsi yang
terdiri dari 559 pulau ini
menoleh pada ikan.
Perairan dalam yang mengelilingi gugusan
pulau di Maluku, merupakan tam bang ikan yang luar biasa besar kandungannya. Apalagi ikan
perairan dalam memiliki nilai
jual tinggi. Laku di pasar dunia.
Potensi besar tetapi
masih terkubur amat
dalam. Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono tahu akan potensi itu, dan mendukung segala perencanaan yang bisa
menjadikan Ambon
mengembangkan
perikanannya. Bayangkan saja
dari potensi pertahun 1,6
juta ton, baru
300 ribuan yang bisa
dimanfaatkan. Artinya masih bisa
mengembangkan diri sampai dengan
Jima kali Jipatnya.
Kementerian
Kelautan dan Perikanan
menerjemahkan
arah itu dengan menetapkan Ambon sebagai lumbung
ikan nasional. Sail Banda 2010 jadi momentum pencanangan
itu. Ada beragam cara yang telah disiapkan untuk menuju
ke arah pertumbuhan optimal
produksi perikanan di Ambon.
"Harus
membuka diri pada
keterlibatan pihak swasta," kata
Fadel Muhammad, Menteri Kelautan
dan Perikanan.
Keterlibatan
pihak swasta memiliki
Menteri Kelautan dan
Perikanan Fadel Muhammad sedang berbincang
dengan karyawan perusahaan perikanan
kapalkapal
penangkap ikan berbobot 60
200 GT;' kata Fadel.
Lalu, perizinan harus dipermudah. Tak boleh ada pungutan
pungutan liar yang
sudah pasti mempersulit dan membuat
iklim investasi jadi
jeblok. Pihak Kementerian Kelautan
dan Perikanan telah
menggandeng Kepala Staf Angkatan
Laut dan Kepolisian untuk memberantas
pungli. "Kalau ada pungutan
laporkan saja," kata Fadel
dalam forum Sosialisasi Usaha
Penangkapan Ikan Sekaligus Penyerahan
Bantuan Nelayan di PPN Ambon
2 Agustus 2010.
Strategi untuk mencapai
produksi optimal
perikanan di
Ambon, Fadel mengungkapkan
rencananya. Akan ada em pat
tempat yang
jadi simpul.
Tempat itu adalah Ambon, Pulau Tuai, Pulau Seram,
dan Aru. Keempat tempat itu
akan jadi sentra pengembangan dan pengolahan ikan.
Tentunya menggandeng pihak swasta yang telah
mengembangkan usaha di
tempat itu.
Kementerian
Kelautan dan Perikanan
mendorong supaya indusri
pengolahan ikan juga tumbuh di
tempat itu. Untuk
mengoptimalkan
hasil, perlu memberikan
nilai tambah. Tak
hanya sekadar menjual ikan.
Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel
Muhammad meninjau aktivitas perikanan
di salah satu perusahaan
perikanan
"Sektor
perikanan termasuk di dalamnya rumput laut memang menjadi
komoditi penghela kemajuan Ambon,"
kata Fadel. Kalau sektor ikan
maju sudah pasti
kesejahteraan Ambon akan tu rut
terangkat.
Selain meningkatkan
produksi
penangkapan, angka
pencurian ikan juga
harus ditekan. Untuk itu,
pemerintah menjalin
kerjasama dengan pemerintah
Australia.
Telah ada
kesepakatan bahwa Indonesia
dan Australia akan
berbagi informasi dalam pengawasan laut
di perbatasan antara Indonesia dan Australia. Penandantanganan SOP Koordinasi Pengawasan
antar Direktorat
]enderal
Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan
dan Perikanan dengan The Border
Protection Command Ministry of Home Affairs
Pemerintah
Federal Australia pada simposium
kerjasama
internasional untuk pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia
3031
Agustus 2010, diselasela pelaksanaan Sail
Banda 2010.
"Kita
dipinjami pesawat pengintai oleh Australia. ]adi
kita bisa tahu kapal yang
mencuri. Hal ini memudahkan pengawasan," kata Fadel. Selain
melakukan penangkapan, cara
lain juga ditempuh. Pemerintah mencoba menjalin kerjasama
untuk mendaftar kapal kapal
yang menangkap ikan di wilayah Indonesia. Berbagai
kedutaan telah diajak bicara
untuk menangani soal pencurian ikan.
]alan keluarnya adalah
memberikan izin
penangkapan
tetapi syaratnya harus
bongkar muatan di pelabuhanpelabuhan yang telah ditunjuk. Nanti
di sana tinggal mendata dan memungut pajaknya.
Dengan cara ini
harapannya justru, illegal fishing bisa ditekan karena
semua kapal yang
beroperasi di
Indonesia bisa terdata.
Hasil lainnya pemerintah juga bisa mendapatkan hasil darinya.
Penetapan Maluku
sebagai lumbung
ikan nasional
memiliki nilai strategis bagi Indonesia. Tak hanya sekadar meningkatkan produksi ikan
saja, tetapi kebijakan
ini
menegaskan
komitmen pemerintah untuk tak lagi mengabaikan
potensi terbesar yang
dimiliki Indonesia yaitu bahari.
Dengan Ikan Indonesia pasti
berjaya, masyarakat makin makmur
dan sejahtera.
INFORIAL
I
PROVINS! MALUKU
MALUKU AMAN,
SIAP TERIMA INVESTOR
Beberapa
investor dari luar
negeri sudah menandatangani LOI segera setelah forum
bisnis digelar di selasela
Sail Banda 2010.
udah sejam lebih, pria bertopi itu sibuk mengambil sampah yang mengapung sepanjang dermaga
Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon. Mengadalkan galah
yang ujung
nya dipasang jaring,
dia mengambil ke
masan minuman, kemasan
makanan, berbagai plastik dan
kantong plastik. Meski disadari
amat sulit mengendali kan sampah
yang masuk ke pelabuhan, usaha membersihkan seluruh
kawasan pelabuhan tetap dilakukan.
Di sinilah nanti, acara
puncak Sail Banda digelar.
Pemerintah
Provinsi Maluku tidak tanggungtanggung dalam menggen jot pedal
memacu persiapan. Soal
ke bersihan contoh kecilnya. Pemerintah Provinsi Ambon
menugaskan orang un
tuk mengawasi seluruh
muara sungai
yang langsung berhubungan
dengan Te luk Ambon. Bahkan
semua saluran pem buangan
yang ada dipasangi
jaring un tuk menekan
membanjirnya sampah ke dermaga.
Tempat yang akan
jadi pang gung utama
acara puncak Sail
Banda harus layak dan bersih.
"Waktu
persiapan hanya enam
bulan,
syukur kita punya DPRD yang baik, pe merintah daerah yang didukung rakyat, sehingga kita
mampu membuat per siapan dengan baik," kata Karel
Albert Ralahalu, Gubernur Maluku. Karel
juga menjelaskan bahwa pemerintah provinsi telah menjalin kerjasama yang kompak dengan pusat
baik untuk memastikan bahwa Ambon
telah siap menggelar even tingkat
nasional ini. "Semua yang
dibe
bankan pada pemerintah
daerah sudah
tian utama. Acara
yang
mengundang banyak orang
datang ke Ambon jelas membutuhkan
ba nyak hotel dan sarana akomodasi pendukung lainnya.
Tak hanya memper siapakan
Kota Ambon saja. Pulaupulau kecil yang
tersebar juga per lu dipersiapkan. Apala gi mengingat salah
satu tujuan penting acara Sail Banda 2010 adalah merawat dan memper hatikan pulaupulau
itu. Pulau Kisar,
Ka Karel Albert Ralahalu,
Gubernur Maluku
bupaten Maluku Barat
aman dan lancar.
Perso
alan keamanan memang
jadi urusan nomor satu. Apalagi
salah satu tu juan penting event ini memberitahukan
secara nasional dan interna sional bahwa
Maluku sudah kembali aman dan siap membangun diri.
Acaraacara
penting seperti Operasi Surya Baskara Jaya
dan Inter national Civic
Mission sejak 20
Mei2 Agustus berjalan dengan
lancar. "Bahkan
operasi Surya Baskara Jaya
telah men jadi operasi kemanusiaan
dilaksanakan
dengan baik. Saya kira
se mua sudah berjalan sesuai
rencana, baik seminar maupun
simposium," ujar Karel. Sail Banda 2010 memang
menjadi mo mentum pembangunan
di Ambon. Pem bangunan infrastruktur dipacu
siang malam. Salah satu
yang jelas terlihat
adalah
penghalusan jalan, pembuatan
jembatan, dan pembenahan fasilitas fasilitas umum. Hotel
misalnya. Pem bangunan hotal jadi
salah satu perha
Daya misalnya. Pulau
yang berada di
garis terluar dan
langsung berbatasan dengan Timor
Leste ini, jadi tempat pe nyelenggaraan
penutupan Sail Banda. Di pulau ini jadi tempat peringatan
HUT kemerdekaan RI ke65.
Usaha keras Provinsi
Ambon patut
mendapat
apresiasi. Salah satu
acara paling penting di Sail
Banda 2010 yaitu kedatangan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta
rombongan berjalan
terbesar dalam kurun
waktu tertentu
yang pernah dilakukan
di dunia," kata Fadel Muhammad, Menteri
Kelautan dan Perikanan. Kegiatan
yang melibatkan beberapa negara seperti Amerika dengan kapal USNS
Mercy, Singapura, Selandia Baru, Australia, berjalan lancar. Masya rakat antusias
terlibat dengan kegiatan terse but.
Kegiatan
pengobatan yang digelar mendapat n~spnns
bagus. Banyak warga
Maluku, terutama yang
berada di pulau pulau terluar, memeriksakan diri. "Ketika saya tanya
pada dokter di USNS
Mercy mengatkan bahwa operasi
bibir sumb ing yang
dilakukan selama kegiatan
te lah melebihi jumlah
operasi bibir sumb ing yang dilakukannya selama ini," kata Fadel setelah
mengunjungi USNS Mercy, kapal kesehatan
tercanggih dan terleng kap
di dunia saat ini.
Kegiatan besar lainnya
yang mendapat perhatian
adalah Seafood and
Fish Product Expo, 31 Juli5
Agustus di Lapangan Merdeka
Ambon. Kegiatan ini jadi
sarana paling nyata
bagi pemerintah Provinsi Ambon untuk mendorong pertumbuhan dengan menggerakan roda ekonomi
riil di tingkat masyarakat berbasis sumber
daya lokal.
Pemerintah
Provinsi Ambon berha
sil menggerakan
banyak pihak sehingga even ini diikuti oleh 169 stan
dan peserta pameran.
"Belum pernah ada
even yang diikuti oleh peserta pameran sebesar ini di Maluku," kata
Alex Retraubun, Wakil Menteri Perindustrian
dalam sambutan nya di
pembukaan expo. Kegiatan
ini sekaligus menjawab beragam
kekha watiran bahwa kegiatan
Sail Banda ini lebih
banyak mudaratnya daripada
man
faatnya.
Pameran yang
melibatkan 70 persen swasta dan BUMN dan
sisanya pemerin tah ini memberikan manfaat
yang besar
~a~ ~ertumb~~n dan
berkembangnya iklim mvestasi di Maluku.
"Saat ini saja menurut
perkiraan saya, berkat
Sail Banda, Ambon sudah
bisa tumbuh seki tar
67 persen," kata
Karel. Pameran ini
jadi kesempatan yang
luar biasa untuk saling bertukar
informasi dan belajar dari
kemajuan yang sudah
dicapai dae rah lain.
Meski sudah disadari
bahwa mendorong industri tumbuh di
Maluku tidak semudah membalik
tangan, namun usaha semacam
ini tidak boleh berhenti. Justru harus
memperkuat niat.
Memang masih ada
soal yang jadi
urusan dan melibatkan
banyak pihak. Listrik salah
satunya. Listrik di kawasan timur Indonesia,
termasuk Ambon ten tunya
tak semelimpah di Jakarta.
Pada hal keberadaannya sangat penting bagi pertumbuhan industri.
"Masalah listrik sudah
selesai. Setelah ini akan
dibangun dua buah pembangkit
berkapasitas 15 mega watt,"
kata Karel. Pasokan
listrik yang biasanya memang
seninkamis jadi keprihatinan
bersama. Apalagi niat
pe
0 Response to "Ambon ditetapkan sebagai lumbung ikan. Potensinya 1,6 juta ton pertahun."
Post a Comment